Litter Alternatif Sebagai Bahan Alas Kandang

Litter Alternatif Sebagai Bahan Alas Kandang

Seberapa Penting Litter Sebagai Bahan Alas Kandang

Dalam membangun kandang ayam, seringkali para peternak hanya berfokus pada material konstruksi agar kandang bisa tahan lama. Namun, ada material lain yang perlu diperhatikan dalam membangun suatu kandang, yaitu litter. Litter adalah bahan alas yang digunakan pada kandang ayam. Kandang ayam yang biasanya menggunakan litter adalah kandang postal, panggung dan kandang closed house.

Litter sendiri sering disebut dengan istilah sekam. Penggunaan sekam biasanya disesuaikan dengan kebutuhan ayam. Namun, pada kandang postal dan kandang closed house menggunakan sekam sejak masa DOC sampai masa akhir ayam siap dijual. Litter atau sekam memiliki fungsi untuk menyerap kadar air dari kotoran ayam atau tumpahan air minum, sehingga kondisi kandang akan selalu kering. Selain itu juga berfungsi untuk menyerap bau amonia dari dalam kandang dan memberikan kehangatan. Suhu hangat dihasilkan melalui mencegah masuknya angin dari bawah lantai, serta mencegah kaki ayam agar tidak langsung menyentuh dinginnya material lantai kandang. Penggunaan litter juga bisa meminimalisir penyebaran penyakit yang berasal dari kotoran ayam karena sekam atau litter akan dikeruk secara rutin dan dibuang untuk dijadikan pupuk. Ketebalan litter untuk kandang ayam sebaiknya sekitar 3-5 cm.

Bahan Alternatif Untuk Litter Kandang

Bahan umum yang biasanya digunakan untuk litter kandang adalah sekam padi. Ada banyak bahan lain yang bisa digunakan untuk litter kandang. Penggunaan bahan lain sebagai litter kandang juga harus bisa memenuhi syarat, yaitu mampu menyerap air, ringan, mudah didapat dan tidak beracun. Pemilihan bahan untuk litter kandang harus memenuhi syarat karena dapat memengaruhi performa ayam. Bahan alternatif selain sekam padi yang dapat dijadikan litter kandang di antaranya adalah:

  1. Serbuk Gergaji.

Penggunaan bahan serbuk gergaji sebagai litter atau sekam kandang memiliki karakteristik daya serap air yang tinggi, struktur halus dan padat. Namun, bahan serbuk gergaji cenderung mahal dan persediaannya yang terbatas. Bahan serbuk gergaji lebih mudh berjamur dan berdebu.

  1. Potongan Kertas

Litter kandang dengan bahan potongan kertas memiliki karakteristik yang cepat menyerap air. Namun, bahan ini lebih cepat menggumpal dan jika potongan kertasnya terdapat tinta, maka tinta tersebut jika terkena air bisa menjaddi toxic bagi ayam.

  1. Kulit Kacang

Litter dengan bahan kulit kacang memiliki harga yang lebih murah, namun lebih mudah menggumpal dan berjamur.

  1. Pasir

Pasir sebagai bahan litter kandang memiliki karakteristik yang mudah menyerap air, namun cenderung lebih mahal dan kurang hangat bagi ayam.

  1. Bonggol Jagung Cacah

Penggunaan bahan bonggol jagung cacah untuk bahan litter kandang memiliki karakteristik harga yang lebih murah, namun daya serap air kurang baik dan mudah berjamur.

Pemilihan bahan untuk litter atau sekam kandang lebih baik memperhatikan kebutuhan kondisi tubuh ayam dan seberapa mudah bahan tersebut didapatkan di area sekitar kandang. Walaupun bahan yang dipilih untuk litter kandang cenderung tidak mudah berjamur, namun tetap harus dilakukan penggantian litter secara berkala karena litter juga menyerap air dari kotoran ayam. Sehingga kondisi kandang tetap bisa terjaga kebersihannya dan tidak menimbulkan bau yang tidak sedap di area kandang.

Jika Anda mempunyai pertanyaan seputar dunia peternakan, Anda bisa konsultasikan pertanyaan Anda pada UD Inti Mustika. Sebagai distributor peralatan ternak ayam terlengkap dan terpercaya, UD Inti Mustika juga menyediakan kebutuhan material untuk konstruksi kandang dan kebutuhan pakan ayam.