Kandang Ideal, Ayam Breeder Berkualitas Maksimal

Mengenal Ayam Breeder

Dalam dunia peternakan pasti sudah tidak asing dengan istilah breeding farm. Breeding farm atau pembibitan ayam merupakan usaha beternak untuk memelihara ayam indukan (parent stock) untuk menghasilkan bibit yang baik atau ayam indukan yang menghasilkan telur tetas. Ayam breeder dengan pemeliharaan yang tepat akan berpengaruh pada kualitas ayam yang akan dipanen, baik daging maupun telurnya. Pemeliharaan ayam breeder yang tepat dapat dimulai dengan membangun kandang dengan konstruksi yang tepat untuk kenyamanan ayam breeder.

Kandang Ideal untuk Ayam Breeder

Peternak perlu untuk memperhatikan karakteristik dari kandang yang ideal untuk ayam breeder. Kandang yang ideal untuk ayam breeder harus memenuhi beberapa persyaratan berikut:

  1. Kandang harus memiliki sistem ventilasi yang mampu untuk mencapai suhu yang diinginkan pada berbagai kondisi lingkungan. Pada kondisi dingin, volume kipas ventilasi minimal harus mampu melakukan satu pertukaran udara setiap 8 menit dan kipas buang harus menyala selama 1 menit setiap 5 menit. Jika suhu di dalam kandang melebihi titik pengaturan suhu yang telah ditentukan, maka sistem ventilasi pada kandang maksimal harus bisa memberikan volume kipas sama dengan satu pertukaran udara setiap 5 menit. Pertukaran udara ini dilakukan hingga suhu turun di bawah titik pengaturan suhu yang telah ditetapkan.
  2. Anak ayam akan lebih banyak menghasilkan panas metabolik ketika sedang memakan. Sehingga, memerlukan lebih banyak alat untuk pendinginan. Pendinginan yang meningkat selama anak ayam makan akan mengakibatkan asupan pakan dan daya hidup ayam lebih meningkat.
  3. Kandang harus menyediakan tempat makan dengan ukuran minimal 15 cm. Untuk chain feeder gunakan ukuran 6 inci per ekor, 12 ayam breeder betina per pan bundar dan 14 ayam betina per pan oval. Hal ini bertujuan untuk memastikan pakan ayam dapat didistribusikan dalam waktu kurang dari 3 menit.
  4. Untuk parent stock lebih disarankan untuk menggunakan nipple drinker dan harus dipasang dengan kapasitas 8 hingga 10 ekor pada setiap nipple. Bell drinker harus dipsaang dengan kapasitas 60 sampai 70 ekor per drinker. Jalur drinker lebih baik untuk diposisikan dengan jarak yang cukup dekat dengan sistem nest box.
  5. Kandang untuk ayam breeder lebih baik untuk menyediakan sistem nest box manual. Nest box manual lebih diisi dengan kapastas 4 ekor ayam per hole. Jika menggunakan nest box mekanik manual, maka nest box dapat diisi oleh 5 ekor ayam per hole.

Desain Kandang Ayam Breeder dengan Sistem Nest Box

Koleksi telur dari ayam breeder petelur dapat dilakukan otomatis dengan menggunakan sistem nest box individu ataupun komunal. Sistem nest box mekanik individu lebih umum untuk digunakan pada kandang dengan ukuran 2/3 area slat dan 1/3 area litter di tengah kandang. Dengan desain ini, dapat dibuat satu jalur nest box mekanik pada masing-masing slat, sehingga total ada 2 jalur nest box per kandang. Jika menggunakan sistem nest box komunal, hanya dapat dibuat satu jalur nest box otomatis yang ditempatkan pada bagian tengah kandang dengan slat memanjang keluar dari kedua sisi nest box.

Semakin mudah membangun desain kandang ideal untuk ayam breeder dengan adanya distributor alat ternak UD Inti Mustika. Berbagai peralatan ternak mulai dari tempat makan, tempat minum, egg tray, dan lain-lain tersedia di UD Inti Mustika. Dapatkan segera kebutuhan alat ternak Anda di www.alatternakayam.com.