Tips Menghindarkan Ayam Ternak dari Kolera

Mengenal Bahaya Penyakit Kolera Pada Ayam

Memiliki hewan ternak yang sehat telah menjadi fokus utama bagi setiap peternak. Berbagai cara dilakukan agar mampu menghasilkan hean ternak yang sehat. Mulai dari memberi makanan sehat, menambah vitamin, sampai dengan desain kandang yang baik untuk sirkulasi udara. Namun, satu hal yang paling sering terlupakan oleh peternak untuk menghasilkan hewan ternak yang sehat adalah aspek kebersihan. Banyak penyakit unggas yang timbul karena aspek kebersihan yang tidak dijaga dengan baik.

Ternak ayam dalam skala besar juga memiliki risiko penyakit unggas yang lebih besar pula. Salah satu penyakit yang sering menyerang ternak ayam broiler, ayam petelur, maupun ayam kampung adalah penyakit kolera atau yang lebih dikenal dengan istilah berak hijau. Sebenarnya, ayam yang terserang kolera masih memiliki probabilitas untuk sembuh. Hal ini karena kolera adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri bukan virus, yaitu Pasteurella Multocida. Sehingga, peluang untuk mengobatinya lebih besar karena masa inkubasi hingga ayam mati terbilang cukup lama.

Kolera mampu menyerang ayam pada semua usia, bahkan bisa lebih mudah menyerang saat cuaca sedang ekstrim. Walaupun memiliki masa inkubasi yang cukup lama, kolera tergolong penyakit unggas yang mudah menular dengan cepat melalui kontak langsung antar unggas dan melalui air, udara, tanah, serta peralatan ternak yang sudah terkontaminasi. Dampak yang paling membahayakan dari serangan kolera adalah produksi telur ayam dan bobot ayam yang bisa menurun, serta bertambahnya biaya untuk perawatan dan pengobatan yang harus segara dilakukan karena kolera sangat mudah menular.

Gejala utama yang mudah dideteksi dari ayam yang terserang kolera adalah kotoran ayam menjadi cair dan berwarna hijau yang disertai lendir. Gejala lainnya dapat terlihat dari nafsu makan ayam yang menurun, lesu, gangguan pernapasan, demam, hingga kejang. Jika ayam telah menunjukkan gejala-gejala yang mengarah pada penyakir kolera, segera pisahkan ayam yang sakit dari ayam yang sehat, lakukan desinfektan pada kandang dan mengganti seluruh air minum dan pakan. Berikan pengobatan dengan TetraChlor atau Tetramezyn sesuai dosis dan berikan oralit jika kondisi ayam semakin lemah dan mencret.

Kebersihan Menjadi Kunci Utama Menghindarkan Ayam dari Kolera

Untuk menjaga ayam agar terhindar dari serangan kolera, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan dengan memperhatikan beberapa tips berikut:

  1. Bersihkan kandang secara berkala menggunakan desinfektan, begitu pula pada peralatan ternak yang digunakan.
  2. Berikan lampu penghangat di kandang, terutama saat musim hujan krena kolera lebih mudah menyerang pada tingkat kelembaban yang tinggi.
  3. Rutin memberi asupan multivitamin pada ayam agar bisa menambah daya tahan tubuh ayam dari serangan berbagai penyakit.
  4. Gunakan air matang untuk air minum ayam, bisa juga menambahkan desinfektan pada air minum unggas.
  5. Walaupun memerlukan banyak biaya, melakukan vaksinasi sedari awal adalah solusi yang paling kuat untuk menjaga daya tahan tubuh unggas.
  6. Perhatikan desain kandang terutama dari sistem ventilasi untuk menjaga sirkulasi udara dan tingkat kelembaban di dalam kandang.

Menggunakan kandang dengan sistem close house adalah solusi yang tepat untuk menerapkan tips agar ternak unggas terhindar dari penyakit kolera. Kandang dengan sistem close house menggunakan atap galvalum yang tidak menahan panas sehingga bisa lebih mudah untuk menjaga stabilitas suhu di dalam kandang. Memiliki kandang dengan sistem close house sudah menjadi hal yang mudah saat ini karena Anda bisa dapatkan semua kebutuhannya di UD Inti Mustika. Sebagai perusahaan penyedia berbagai kebutuhan peternakan, UD Inti Mustika juga turut memberikan saran terkait dunia ternak yang bisa membantu Anda.