Pola Kemitraan Ternak Ayam dengan Keuntungan Berlipat? Ketahui Jenis-Jenisnya di Sini!

Peralatan Wajib yang Harus Ada di Kandang Ayam Breeder

Peralatan untuk Menunjang Pemeliharaan Ayam Breeder

Pemeliharaan ayam harus dilakukan secara maksimal sejak ayam masih dalm masa pembibitan. Ayam breeder (ayam bibit) harus mendapatkan pemeliharaan yang tepat agar bibit ayam nantinya bisa tumbuh menjadi ayam yang berkualitas, baik daging maupun telurnya. Ayam bibit yang diternak dengan cara yang salah dapat berpotensi menurunkan kualitas ayam saat siap panen. Penurunan kualitas ayam saat panen tentu berpengaruh pada harga jual ayam. Jika harga jual sangat rendah, sudah dipastika bahwa peternak akan mengalami kerugian.

Pemeliharaan ayam breeder yang tepat dimulai dengan bangunan kandang yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi ayam. Kandang yang baik harus menyediakan beberapa perlatan untuk menunjang aktivitas pemeliharaan ayam breeder. Berikut adalah beberapa peralatan yang wajib ada di kandang ayam breeder:

  1. Chick guard atau seng pembatas. Chick guard dapat dibuat dengan bahan seng, layar, karung, triplek ataupun boks bekas DOC. Namun, chick guard yang paling bagus adalah yang terbuat dari seng. Diameter seng yang dibuat harus disesuaikan berdasarkan kapasitas pemanas (brooder) dan jumlah DOC. Biasanya chick guard dengan diameter 4 sampai 5 meter dalam digunakan hingga 1.000 ekor ayam breeder.
  2. Alat pemanas atau gasolec. Alat pemanas dipasang pada ketinggian 110 hingga 125 cm. Panas yang dihasilkan oleh gasolek dapat diatur dengan menggunakan regulator yang ada di tabung gas. Kelebihan dari penggunaan gasolek adalah panas yang dihasilkan relatif merata, stabil dan tidak terpengaruh oleh angin. Panas yang dihasilkan oleh gasolek berupa sinar merah atau infra red dan tidak berpolusi atau tidak berasap.
  3. Tempat pakan atau feeder chick. Tempat pakan lebih baik utnuk disesuaikan dengan jenis kandang yang akan dibuat. Sesuaikan pula banyaknya tempat pakan dengan jumlah ayam breeder agar ayam tidak perlu berebut saat ingin memakan pakannya.
  4. Lampu pijar. Selain sebagai penerangan kandang, lampu pijar juga bisa menjadi penghangat bagi ayam breeder jika kondisi lingkungan sedang musim hujan. Umumnya lampu pijar yang digunakan adalah lampu pijar dengan kapasitas 75 watt untuk 1.000 ekor ayam breeder.
  5. Tempat minum. Tempat minum yang paling sering digunakan pada kandang ayam breeder adalah tempat minum jenis nipple. Peletakan tempat minum dan aliran distribusi airnya harus disesuaikan dengan desain kandang yang dibuat untuk ayam breeder.

Pemeliharaan Ayam Breeder yang Tepat

Setelah kandang dibangun dengan konstruksi yang tepat dan dilengkapi dengan peralatan ternak memadai, peternak juga perlu memperhatikan tata cara pemeliharaan ayam breeder. Peternak harus selalu menjaga kebersihan kandang ayam breeder dan rutin mengganti litter agar terhindar dari bau yang tidak sedap. Kebersihan juga harus diterapkan pada alat-alat yang digunakan. Tempat pakan dan tempat minum harus sering dicuci dan disemprot disinfektan untuk membunuh bakteri dan mengurangi penyebaran penyakit jika ada ayam breeder yang sakit. Pastikan keadaan kandang dan alat-alat yang digunakan selalu dalam kondisi kering agar tidak menimbulkan kelembaban yang dapat menjadi sarang jamur.

UD Inti Mustika menyediakan berbagai kebutuhan alat ternak ayam secara lengkap. Mulai dari tempat pakan, tempat minum jenis nipple, egg tray dan alat ternak lainnya. Anda bisa dengan mudah mendapatkan alat kebutuhan ternak di www.alatternakayam.com. Anda juga bisa berkonsultasi seputar dunia peternakan pada UD Inti Mustika.