Manajemen Pemberian Pakan untuk Ayam Petelur

Manajemen Pemberian Pakan untuk Ayam Petelur

Pentingnya Manajemen Pemberian Pakan

Menghasilkan panen telur berkualitas membutuhkan keseriusan dari peternak dalam melakukan pemeliharaan dan perawatan pada ayam petelur. Selain membutuhkan modal, ternak ayam petelur juga membutuhkan pengetahuan agar peternak bisa melakukan perawatan ayam petelur dengan baik. Pengetahuan mengenai pemberian pola makan ayam petelur menjadi hal yang sangat penting untuk mendapatkan telur yang berkualitas. Pengeluaran biaya terbesar dari ternak ayam petelur adalah biaya untuk pakan. Hal ini karena pakan ayam harus berkualitas dan tersedia setiap saat. Sehingga, jika pola manajemen pemberian pakan tidak tepat, peternak bisa dipastikan akan mengalami kerugian yang cukup besar.

Kebutuhan Pakan untuk Ayam Petelur

Kebutuhan nutrisi ayam pada tiap umurnya memiliki jumlah yang berbeda-beda. Pemeliharaan ayam petelur dibagi menjadi tiga fase pertumbuhan, yaitu;

  1. Ayam Petelur pada Fase Starter

Bibit ayam petelur membutuhkan kebutuhan energi metabolism sekitar 2.700-2.900 kkal/kg. Kebutuhan lemak sekitar 4%, protein kasar 18-20%, kalsium sekitar 1% dan kebutuhan fosfor. Ayam petelur pada fase starter lebih banyak membutuhkan lemak dan energi untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan tubuh ayam.

  1. Ayam Petelur pada Fase Grower

Ayam petelur dengan fase grower membutuhkan kebutuhan energi  metabolism sekitar 2.600-2.800 kkal/kg. Kebutuhan lemak sekitar 5%, protein kasar 15-16%, kalsium 0,9% dan fosfor sebanyak 0,40%.

  1. Ayam Petelur pada Fase Layer

Ayam petelur yang sudah mencapai fase layer membutuhkan kebutuhan energi metabolism sebesar 2.800-2.900 kkal/kg, lemak 5-6% protein kasar 17,5-19%, kalsium 3,75-3,8% dan fosfor sebanyak 0,45-0,48%.

Perbedaan kebutuhan nutrisi pada setiap fase ayam petelur menjadikan komposisi pakan setiap fase juga berbeda agar kebutuhan nutrisi bisa tercukupi dengan baik.

Manajemen Pemberian Pakan Ayam Petelur

Pada fase starter dan grower, peternak lebih baik memberikan pakan yang berbentuk crumble. Sedangkan, pada fase layer lebih baik memberikan pakan dalam bentuk tepung karena lebih praktis dan hemat biaya. Peternak dapat mempertimbangkan untuk melakukan potong paruh agar konsumsi pakan ayam tetap tinggi. Potong paruh membuat paruh menjadi rata pada bagian depan, sehingga ayam bisa mengambil pakan dalam jumlah banyak dengan sekali patuk. Idealnya tempat makan diisi 3/4 dari kapasitas tempat makan untuk meminimalisir pakan yang tercecer. Lakukan pencucian pada tempat makan dan tempat minum minimal 2 kali sehari dan memberikan disinfektan pada alat makan setiap 3-4 hari.

Ayam petelur pada fase starter diberikan pakan sebanyak 4-9 kali dalam sehari secara ad libitum (pakan selalu tersedia). Hal ini bertujuan karena pada fase ini pertumbuhan sangat cepat dan membutuhkan pakan dengan sangat tinggi. Pada fase grower dan layer, frekuensi pemberian pakan menjadi 2-3 kali dalam sehari. Penurunan frekuensi pemberian pakan terjadi karena pada fase ini nafsu makan ayam petelur tinggi, namun pertambahan bobotnya rendah. Pemberian pakan dapat dilakukan pada pagi hari pukul 05.00-07.30, sore hari pukul 14.00-16.0 dan malam hari pukul 18.00-21.00. Jumlah pakan yang diberikan pada pagi hari sebanyak 30-40% dan sebanyak 60-70% pada sore sampai malam hari. Hal terpenting dari pola pemberian pakan adalah konsistensi setiap harinya. Hal ini bertujuan agar ayam tidak mengalami stress jika pakan telat diberikan. Menyediakan pakan untuk ayam petelur juga tidak bisa lepas dari menyediakan minum untuk ayam petelur. Lebih baik untuk menyediakan air minum yang bersih dan berkualitas secara ad libitum pada setiap harinya. Sebab, jika konsumsi air minum rendah, maka konsumsi pakan juga rendah.

Memberikan pakan sehat pada ayam petelur membutuhkan peralatan makan agar memudahkan ayam dalam memakan pakannya. UD Inti Mustika menyediakan berbagai kebutuhan alat ternak ayam secara lengkap. Sebagai distributor alat ternak terpercaya, Anda bisa berbelanja kebutuhan alat ternak di toko online UD Inti Mustika www.bukalapak.com/intimustika dan www.tokopedia.com/alatternakayam. Anda juga bisa mendapatkan informasi seputar ternak ayam di www.alatternakayam.com.