Keuntungan Ternak Ayam Meningkat dengan Memilih Sistem Kemitraan yang Tepat

Keuntungan Ternak Ayam Meningkat dengan Memilih Sistem Kemitraan yang Tepat

Keuntungun dan Kekurangan Ternak Ayam dengan Sistem Kemitraan

Alatternakayam – Sistem kemitraan menjadi solusi bagi para peternak ataupun calon peternak yang ingin memulai usaha ternak ayam dengan modal yang minim. Walaupun menjanjikan keuntungan yang tinggi dengan modal yang rendah, sistem kemitraan tetap memiliki risiko bagi para peternak. Jika pemeliharaan kurang tepat, maka berpotensi untuk terjadi kegagalan panen. Kerugian akibat gagal panen ini ditanggung oleh peternak. Hal penting lainnya dari sistem kemitraan adalah memilih perusahaan inti yang terpercaya. Hal ini bertujuan agar penyediaan fasilitas yang dijanjikan di awal kontrak dapat benar-benar disediakan dengan kualitas yang memenuhi standar.

Tips Memilih Perusahaan Inti untuk Sistem Kemitraan

Menentukan perusahaan inti untuk sistem kemitraan ternak ayam haruslah tepat agar tidak menimbulkan kerugian bagi salah satu pihak di kemudian hari. Berikut beberapa tips yang patut dipertimbangkan dalam memilih perusahaan inti untuk kemitraan ternak ayam:

  1. Pilih Harga Kontrak yang Kompetitif

Kemitraan ayam broiler mengenal istilah harga kontrak atau harga garansi. Setiap perusahaan inti memiliki sistem kontrak yang berbeda. Harga kontrak ini mencakup harga pakan, DOC, OVK, serta harga jual ayam hidup. Peternak harus bisa memilih perusahaan inti yang memberikan keuntungan terbesar berdasarkan harga garansi yang telah ditetapkan perusahaan inti tersebut. Dapat dilakukan dengan menggunakan rumus HPP ayam broiler lalu dibandingkan dengan harga garansi ayam hidup. Semakin besar selisihnya, maka makin semakin besar keuntungan yang mampu dihasilkan.

  1. Pastikan Sapronak yang Digunakan

Telitilah sapronak yang digunakan oleh perusahaan inti. Pastikan sapronak yang digunakan adalah sapronak dengan kualiats yang baik. Terkadang ada perusahaan inti yang menawarkan harga garansi lebih kecil, namun sapronak yang digunakan adalah sapronak paling baik. Hal ini justru bisa menambah keuntungan bagi peternak karena penggunaan sapronak terbaik akan meningkatkan performa ayam yang dihasilkan. Sehingga panen ayam akan menghasilkan ayam dengan kualitas yang baik.

  1. Permodalan Perusahaan

Pastikan perusahaan inti memiliki modal yang besar. Hal ini bertujuan agar perusahaan inti tetap bisa berjalan walaupun terjadi permasalahan tertentu. Contohnya, ketika terjadi penurunan harga jual ayam, sehingga perusahaan inti tidak mampu membeli pakan. Maka pemeliharaan berpotensi untuk berhenti di tengah jalan atau mengganti kualitas pakan yang lebih rendah agar pengeluaran pakan bisa lebih rendah. Jika perusahaan inti memiliki permodalan yang besar dan kuat, maka hal-hal semacam itu bisa teratasi dengan baik.

  1. Pastikan Layanan dan Kecepatan Pembayaran Hasil

Perusahaan inti untuk kemitraan ternak ayam harus mampu memberikan layanan yang baik dan cepat dalam membayarkan hasil perhitungan untung ataupun rugi pada peternak. Peternak membutuhkan perputaran dana yang cepat karena nantinya dana bisa dipakai untuk persiapan atau operasional ternak periode berikutnya.

Menggunakan sistem kemitraan untuk beternak ayam memerlukan banyak sekali pertimbangan dan pengetahuan agar tidak mudah terkecoh dengan perusahaan inti yang memberikan janji-janji palsu. Pengawasan juga perlu dilakukan dengan baik dan ketat untuk menghindari perusahaan inti yang tidak menyediakan fasilitas sesuai dengan perjanjian kontrak. Anda bisa berkonsultasi seputar masalah beternak pada UD Inti Mustika. Kami akan berusaha untuk memberikan solusi terbaik dari permasalahan ternak Anda. Kini, memenuhi peralatan ternak ayam semakin mudah dengan adanya UD Inti Mustika. Sebagai distributor peralatan ternak ayam terlengkap dan terpercaya, Anda bisa lebih mudah untuk memnuhi kebutuhan ternak melalui www.alatternakayam.com.

Baca Juga: Pola Kemitraan Ternak Ayam dengan Keuntungan Berlipat? Ketahui Jenis-Jenisnya di Sini!