Apa Saja Jenis Ayam Pedaging Yang Cocok Untuk Usaha?

Apa Saja Jenis Ayam Pedaging Yang Cocok Untuk Usaha?

Sumber Gambar: 5mpublishing.sirv.com

Bisnis ayam broiler atau ayam ras pedaging adalah salah satu jenis usaha yang sangat menggiurkan. Memiliki permintaan yang tinggi di pasaran, serta budidaya yang tergolong mudah menjadi salah satu faktor bisnis ini kerap dilirik.

Perputaran uang yang cepat dan juga stabilitas harga di pasaran membuat budidaya ayam broiler menjadi bisnis dengan prospek yang menggiurkan. Lalu, jenis ayam pedaging apa sih yang paling cocok untuk usaha? Yuk simak penjelasan berikut ini:

Apa Itu Ayam Pedaging

Ayam pedaging atau biasa juga disebut dengan ayam broiler adalah ras ayam yang banyak dimanfaatkan dagingnya sebagai bahan konsumsi.

Berbeda dengan ayam layer atau ayam petelur, ayam pedaging memiliki prinsip penggemukan. Bahkan, ayam pedaging berusia 4-5 minggu sudah dapat dipanen sebagai ayam konsumsi. Lalu, bagaimana ciri-ciri jenis unggas pedaging yang cocok untuk usaha?

Ciri-Ciri Jenis Unggas Pedaging Yang Cocok Untuk Usaha

Sebelum memulai usaha, Anda tentu harus menentukan jenis unggas pedaging apa yang ingin dibudidayakan. Jika Anda memutuskan jenis ayam broiler adalah yang paling cocok, maka Anda harus memahami apa ciri-ciri ayam terbaik yang cocok Anda budidayakan.

Berikut ini ciri-ciri ayam broiler yang cocok untuk Anda.

  • Memiliki Kandungan Nutrisi Yang Baik

Unggas yang cocok dijadikan sebagai usaha adalah yang memiliki nutrisi tinggi.

Nilai nutrisi yang tinggi terdapat pada probiotik ayam yang secara otomatis

Manfaat dari mengonsumsi ayam pedaging adalah kandungan nutrisinya yang baik.

Dikenal sebagai sumber protein hewani, ayam pedaging juga berperan sebagai sumber lemak yang baik bagi tubuh.

  • Mudah Dan Memiliki Prospek Untuk Dibudidayakan

Ayam pedaging adalah salah satu sumber makanan dari hewan yang mudah didapatkan. Hal ini karena budidaya ayam pedaging tergolong mudah dan banyak. Memiliki pertumbuhan yang cepat, maka tak heran jika pasokan ayam pedaging tinggi di pasaran.

  • Ada Permintaan Pasar

Usaha budidaya ayam pedaging akan terus berjalan apabila ada permintaan di pasar. Hingga saat ini, permintaan ayam pedaging di pasar tergolong tinggi. Sebagai sumber nutrisi hewani yang baik dan udah didapat, ayam pedaging juga biasa dibeli dalam skala besar sebagai bahan makanan usaha kuliner.

  • Memiliki Usia Budidaya Yang Pendek

Bukan rahasia lagi bahwa salah satu keunggulan ayam pedaging adalah usia budidayanya yang pendek. Ayam pedaging usia 4-5 minggu bahkan sudah mencapai bobot 2 kg dan dapat dipanen.

  • Cocok Dibudidayakan Di Indonesia

Memiliki iklim tropis, ayam pedaging sangat cocok dibudidayakan di Indonesia. Hal ini karena ayam pedaging sangat sensitif terhadap suhu dan kelembapan. Suhu Indonesia yang hangat sesuai dengan karakteristik ayam pedaging.

Ciri-Ciri Bibit Anak Ayam Broiler Yang Baik

Sebelum membeli bibit anak ayam broiler, Anda tentu harus memahami terlebih dahulu bagaimana ciri-ciri bibit anak ayam broiler yang baik. Yuk simak penjelasan berikut ini:

  • Beli Dari Perusahaan Produsen Penyedia Bibit Terpercaya Dan Tersertifikasi

Membeli bibit ayam pedaging tentu tak boleh sembarangan. Untuk mendapatkan bibit dengan kualitas yang baik, sebaiknya belilah DOC di farm yang terpercaya dan telah tersertifikasi. Dengan memilih mitra yang terpercaya, kualitas ayam pedaging yang dihasilkan lebih terjamin.

  • Ukuran Dan Berat Badan Standar Dan Seragam

Salah satu ciri bibit yang baik adalah memiliki berat badan standar yang seragam. Jika ditemukan DOC dengan ukuran yang terlalu kecil, sebaiknya dieliminasi saja.

  • Tampilan Fisik Cerah Dan Tidak Cacat

Dalam memilih DOC, tentu bibit normal atau tidak cacat adalah yang dicari. Kemudian, perhatikan visual DOC dan pilihlah bibit dengan fisik yang cerah dan tidak pucat.

  • Bersuara Nyaring

Salah satu indikator DOC yang sehat adalah suara yang nyaring. Normalnya, DOC yang sehat akan terus menciap dengan suara nyaring.

  • Gerakan Tampak Sehat, Lincah Dan Gesit,

Hindari memilih DOC dengan tampilan lesu dan pucat, karena itu merupakan indikasi DOC yang sakit. Pilihlah DOC dengan visual cerah dan gerakan yang gesit.

  • Ayam

    Broiler Jantan

Ayam broiler jantan menjadi pilihan untuk usaha penggemukan ayam. Ini berkaitan dengan efisiensi pakan dan pemeliharaan. Ini dikarenakan ayam broiler jantan terbukti bisa lebih cepat tumbuh besar dan panen.

Jenis-Jenis Ayam Broiler Yang Cepat Besar Dan Menguntungkan

Setelah memahami apa saja pertimbangan dalam ternak ayam broiler, kini saatnya Anda menentukan jenis ayam broiler apa yang paling cocok untuk Anda usahakan.

Tentu saja, pertimbangan pemilihan jenis juga berdasarkan beberapa faktor, seperti iklim, cuaca, minat pasar, harga jual, kemudahan perolehan bibit anak ayam (DOC), kesesuaian pakan, dan masih banyak lagi.

Berikut ini adalah jenis-jenis ayam broiler yang mungkin cocok untuk Anda budidayakan:

  • Cornish Cross

Cornish Cross adalah jenis ayam broiler yang banyak disukai oleh peternak. Memiliki daging yang banyak, hal ini seimbang dengan kebutuhan pakannya yang cukup tinggi. Dengan pertumbuhan yang cepat, ayam ini bisa dipanen dalam kurun waktu 4-6 minggu saja dengan bobot berkisar 3.6 – 5.5 kg.

  • Jersey Giant

Ras ayam broiler selanjutnya adalah Jersey Giant dengan bulu warna hitam, putih, dan biru. Ras ayam asal Amerika Serikat ini memiliki pertumbuhan yang lebih lambat dibanding ayam broiler lainnya. Namun, kualitas daging dan juga bobot yang bisa mencapai 6.5 kg menjadi alasan ayam ini tetap dipilih untuk diternakkan.

  • Orpington

Selanjutnya ada ayam Orpington yang memiliki ciri khas bertubuh sintal. Ayam dengan tekstur daging yang lembut ini memiliki pertumbuhan yang lambat, yaitu dapat dipanen dalam usia 18-24 minggu. Bobotnya pun tidak terlalu besar, yaitu sekitar 3.5 – 4.5 kg.

  • Bresse

Bresse adalah jenis ayam broiler selanjutnya yang banyak diternakkan. Dengan waktu panen 16-24 minggu, bobot ayam ini hanya berkisar 2.3 – 3 kg saja. Namun, dagingnya yang nikmat membuat ayam ini masih terus dibudidayakan.

  • Freedom Rangers

Berikutnya adalah ayam Freedom Rangers yang termasuk kedalam ayam dwiguna, yaitu ayam pedaging dan petelur. Mudah dipelihara, ayam ini dapat dipanen dalam usia 9-11 minggu dengan bobot sekitar 2.7 kg.

  • Brown Leghorn

Brown Leghom adalah ayam dwifungsi selanjutnya yang kerap dipilih peternak broiler. Ayam ini biasanya dipanen saat usia 16-21 minggu dengan berat badan rata-rata 2.7 kg.

  • Egyptian Fayoume

Ayam dwifungsi yang biasa diternakkan oleh pengusaha ayam broiler berikutnya adalah Egyptian Fayoume. Ayam ini memiliki bobot panen yang tak terlalu tinggi, yaitu sekitar 2.2 – 2.5 kg saja.

  • Turken

Sama seperti Egyptian Fayoume, ayam jenis Turken  atau Naked Neck juga merupakan ayam dwifungsi yang memiliki bobot tidak terlalu berat ketika di panen. Bobot panen ayam ini biasanya berada di kisaran 2 – 2.5 kg.

  • Chantecler

Chantecler adalah jenis ayam jinak yang juga biasa diternakkan sebagai ayam petelur. Ayam ini dapat dipanen saat usia 11 – 16 minggu dengan bobot mencapai 4 kg.

  • Buckeye

Buckeye adalah jenis ayam yang biasa hidup di musim dingin. Memiliki ciri bulu yang tebal, bobot ayam dwifungsi ini bisa mencapai 3 kg saat dipanen. Ayam ini biasanya dipanen dalam usia 16 – 21 minggu.

Nah, itulah jenis-jenis ayam pedaging yang cocok untuk usaha ayam broiler. Jadi, jenis ayam broiler apa yang paling cocok untuk usaha Anda? .Lina