Akrab dengan Desinfektan dalam Biosekuriti Peternakan Ayam

Akrab dengan Desinfektan dalam Biosekuriti Peternakan Ayam

Alatternakayam – Semenjak bulan Desember 2019, dunia digemparkan dengan munculnya wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang banyak memakan korban manusia dari berbagai kelompok dan usia. Penyakit COVID-19 membuat banyak ahli virologi, pandemi, epidemi dan medis dari berbagai pelosok dunia sibuk meneliti dan mencari solusi untuk mengatasi wabah yang mematikan tersebut. Pemerintah di seluruh dunia melalui Kementerian Kesehatan mengambil kebijakan masing-masing yang diyakini dapat menghambat penularan yang demikian cepat dan mampu menggoncangkan perekonomian hampir di seluruh dunia.

Untuk menjaga lingkungan peternakan dari ancaman mirkoorganisme patogen yang bisa membahayakan ternak maupun karyawan yang bekerja di dalamnya, maka perlu adanya identifikasi zat desinfektan yang aman bagi ternak dan manusia namun tetap memberikan proteksi dari mikroorganisme patogen.

Mendadak berbagai lapisan masyarakat dari pengemudi ojek online sampai presiden akrab dengan yang namanya protokol kesehatan seperti masker, desinfektan serta tindakan-tindakan seperti menjaga jarak, membatasi gerakan/mobilitas lalu lintas, larangan berkerumun, rapid test, swab tes, PCR test, zona merah/kuning/hijau dan lain-lain.

Di dunia peternakan ayam dan kedokteran hewan, aktivitas biosekuriti tersebut tentu sudah tidak asing dan sudah lama dilakukan. Namun tidak ada salahnya kita membahas salah satu dari nama tersebut yang berperan aktif dalam pencegahan penularan suatu wabah penyakit yaitu desinfektan karena tidak semua orang mengerti dan mengetahui apa itu desinfektan serta peran yang sesungguhnya.

Apa itu desinfektan?

Desinfektan adalah anti mikroba yang dalam pemakaiannya bukan obyek hidup untuk membunuh mikroorganisme dalam proses desinfeksi. Secara umum desinfektan juga disebut “antibiotik” yang membunuh mikroorganisme dalam tubuh, dan “antiseptik” yang membunuh mikroorganisme pada kulit/selaput hidup. Sedangkan “sanitizer” adalah desinfektan dengan level yang tinggi sehingga mampu membunuh lebih dari 99,9% mikroorganisme pada kondisi yang baik/kondusif (Balai Besar Penelitian Veteriner – Bogor, 2010).*Praktisi perunggasan, alumni Fapet Unpad

Sumber: poultryindonesia.com